Jumat, 09 Maret 2012

OPTICAL DEVICE

1. TUJUAN PRAKTIKUM :
Adapun tujuan pada percobaan kali ini adalah untuk mengetahui attenuasi dari beberapa attenuator yang berupa beberapa jenis kaca.

2. DASAR TEORI :
Optical device merupakan peralatan yang memanipulasi gelombang cahaya sehingga mempunyai nilai kemanfaatan dalam kehidupan sehari-hari dan perkembangan teknologi khususnya dalam dunia fotonika. Pada saat ini betapa pentingnya kebutuhan peralatan optik. Mulai dari peralatan rumah tangga, sistem komunikasi, serta dalam dunia medis. Beberapa contoh peralatan optik yang sering dijumpai yaitu :
a. kamera, lensa, teropong, teleskop, mikroskop
b. laser, LED
c. CD-ROM, CD-RW, DVD-ROM, DVD-RW
2.1 Cermin
Cemin awalmya terbuat dari kepingan atau lembaran logam mengkilap, biasanya logam perak atau tembaga apabila bayangan yang dipantullan kembali adalah untuk dilihat tetapi juga bisa dari logam lain apabila hanya digunakan untuk memfokuskan cahaya. Kebanyakan cermin moden terdiri dari lapisan tipis aluminium disalut dengan kepingan kaca. Cermin ini disebut back silvered, di mana permukaan memantul dilihat melalui kepingan kaca. Pelapisan cermin dengan kaca membuat cermin tahan, tetapi mengurangi kualitas cermin karena tambahan biasan permukaan depan kaca. Cermin seperti ini membalikkan sekitar 80% dari cahaya yang datang. "Bagian belakang" cermin sering dicat hitam sepenuhnya untuk melindung logam dari pengikisan.
2.2 Lensa
Lensa atau kanta adalah sebuah alat untuk mengumpulkan atau menyebarkan cahaya, biasanya dibentuk dari sepotong gelas yang dibentuk. Alat sejenis digunakan dengan jenis lain dari radiasi elektromagnetik juga disebut lensa, misalnya, sebuah lensa gelombang mikro dapat dibuat dari "paraffin wax". Lensa adalah alat yang terdiri dari beberapa cermin yang berfungsi mengubah benda menjadi bayangan, terbalik dan nyata. Lensa terletak di depan kamera. Ada beberpa jenis lensa. Lensa normal, lensa lebar (wide) dan lensa panjang.
Lensa normal berukuran fokus sepanjang 50 mm atau 55 mm untuk film berukuran 35 mm. Sudut pandang lensa ini hampir sama dengan sudut pandang mata manusia. Selain lensa lebar, ada juga lensa tele. Lensa lebar bisanya mempunyai lebar fokusnya 16-24mm. Lensa ini cocok untuk mengambil gambar pemandangan. Lensa panjang adalah lensa yang memiliki focal length panjang. Lensa ini dapat digunakan untuk memperoleh ruang tajam yang pendek dan dapat menghasikan prespektif wajah yang mendekati aslinya.
2.3 Prisma







Gambar 2.1 Pembiasan cahaya oleh ptisma

Lensa Prisma adalah bentuk lensa di mana terdapat puncak/bagian yang tipis (apex) dan bagian yang tebal/dasar (base) yang dengan perbedaan bentuknya itu bisa memindahkan bayangan, dimana nilai 1 prisma itu berarti akan memindahkan bayangan sejauh 1 cm dari objek yang berjarak 1 meter. Arah tebal atau Base itu secara umum ada 4 yaitu:
-BU (Base Up), tebal lensanya ada di atas
-BD (Base Down), tebal lensanya ada di bawah
-BI (Base In), tebal lensanya ada di dalam atau nasal/hidung
-BO (Base Out), tebal lensanya ada di luar/temporal/arah telinga
2.4 Beam Splitter
Beam splitter adalah suatu perangkat optic yang dapat membagi berkas cahaya menjadi 2 (dua). Beam splitter merupakan bagian penting dari sebagian besar interferometers. Seperti interferometer Michelson, Mach-Zender, maupun interferometer lainnya.
 
Gambar 2.2 Beam Splitter

3. METODOLOGI PRAKTIKUM
3.1 Peralatan
Pada percobaan pertama, alat yang digunakan dalam praktikum ini adalah: Enam buah kaca yang berbeda jenis(3mm sun control window film prestige-70, super silver stopsol dark blue 8-mm, super silver dark blue 8 mm, indium clear(kevlar), Vkool 70%(Vkool 20% clear), llumar PP 60, sterling 50) Layar Laser He-Ne Lux Meter
3.2 Prosedur Percobaan
Adapun langkah – langkah dalam melakukan percobaan adalah sebagai berikut :
 
a. Merancang Peralatan sesuai dengan gambar
b. Menyalakan Laser He-Ne
c. Mengatur letak kaca agar berkas laser tepat mengenai di tengah kaca
d. Ukur besar Intensitas reflektansi dan Intensitas cahaya laser dengan 6 kali percobaan dimulai dari
    kaca no.1 hingga no. 6 

4. DATA PERCOBAAN
 
 

5. TUGAS KHUSUS
a. Jelaskan fungsi dan aplikasi : cermin, lensa. prisma, beam splitter, dan beam expander, polarisator b. Jelaskan fungsi dan aplikasi: optical attenuator

Sumber:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar